INFO SAWIT, LANGKAT – Petani kelapa sawit di Kabupaten Langkat harus menghadapi kenyataan pahit dengan anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hingga ke level Rp 600/kg.
Kondisi ini diperparah dengan ketidak tahuan petani sawit disana dengan faktor penyebab anjloknya TBS yang mereka produksi.
Ditambah denganbanyak gudang pedagang pengumpul (pengepul) TBS yang tutup tidak melakukan pembelian TBS petani, sehingga banyak TBS petani tidak dipanen. “Memang juragan sengaja menutup gudang tidak membeli sawit mulai dua hari ini, karena kata juragan kasihan pada petani sawit, mau harga berapa lagi harus dibeli,” kata salah seorang pekerja di gudang pengepul TBS milik Pandapotan di Desa Air Hitam Kecamatan Gebang, Langkat, N Sianipar, Senin (3/8/2015).
Beritasore memberitakan, gudang pengepul lainnya seperti di pasar tiga Tanjung Beringin, PasarGudang Desa Cempa Kecamatan Hinai, Langkat juga tampak menutup gerbangnya tidak melakukan pembelian TBS dari pemasok. (T3)










