INFO SAWIT, JAKARTA – Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan karet dalam beberapa bulan terakhir ini dan belum menampakan adanya kenaikan, mengharuskan sejumlah petani sawit dan karet di Jambi memilih untuk beralih profesi menjadi tukang ojek.
“Banyak kebun sawit dan karet sejak 2 bulan terakhir terbengkalai karena ditinggal pemiliknya. Para petani memilih pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar warga Desa Sungai Uleh, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Akhmad (45) di Jambi, Jumat, seperti dikutip Liputan6.
Lebih lanjut jelasnya, harga karet sekarang hanya Rp 4.500/kg, sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Maka, tambahnya, tidak heran untuk saat ini sebagian besar warga desa yang awalnya petani sawit dan karet, kini beralih profesi sebagi tukang ojek.
Sementara itu, seorang petani sawit di Desa Tanjung Benuang, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Afrizal mengatakan, harga TBS di tingkat petani daerahnya hanya Rp 820-850/kg. (T3)










