Berita Lintas
sawitbaik

Harga TBS Terus Anjlok, Petani Tak Sanggup Bayar Hutang Bank



tbs
Harga TBS Terus Anjlok, Petani Tak Sanggup Bayar Hutang Bank

INFO SAWIT, BENGKULU – Terus melemahnya harga tandan buah segar (TBS), mengancam keberlangsungan hidup ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, yang selama ini menggantungkan mata pencahariannya pada kelapa sawit terancam kehilangan mata pencaharian dan terlilit utang. Bahkan, hutangpun kini sedang menghantui mereka demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tercatat sejak sebulan terakhir harga TBS anjlok hingga Rp500/kg, padahal sebelumnya harga TBS bisa mencapai Rp1.200/kg

Mantan Kepala Desa Gajah Mati, Bahrun, mengatakan kepada Okezone, Rabu, bahwa sebanyak 99% warga di sini berkebun sawit. Sejak harga TBS anjlok, 283 Kepala Keluarga terancam kehilangan mata pencaharian dan terlilit hutang.

Ia menjelaskan, masyarakat yang selama ini meminjam uang di bank, kredit sepeda motor terancam tidak dibayar.

Menurutnya jika tidak adanya antisipasi dari pemerintah maka tidak tutup kemungkinan kredit sepeda motor tersebut terancam tidak dibayar begitu juga dengan angsuran bulan pinjaman di bank.

“Sebelumnya harga Rp 1.200 per kg. Saya tidak mengetahui secara persis penyebab anjloknya harga TBS,” tuturmya. (T3)