INFO SAWIT, MUKOMUKO – Penderitaan para petani kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, nampaknya kembali bertambah. Pasalnya selain jatuhnya harga tandan buha segar (TBS), sejak sebulan terakhir petani juga dihadapi kesulitan menjual hasil panennya ke pabrik kelapa sawit PT Daria Darma Pratama yang berlokasi di Kecamatan Ipuh.
Seorang petani sawit dari Desa Retak Ilir, Awir, Jumat, mengatakan perusahaan beralasan buah kelapa sawit di pabrik masih menumpuk. “Hari ini pun kami masih kesulitan menjual buah sawit ke PT DDP karena alasan buah sawit dari perkebunan perusahaan masih menumpuk,” katanya.
Sebaimana diberitakan Antara Bengkulu, puluhan unit mobil dumptruck bermuatan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, Kamis (20/8) pagi, sehingga menutupi akses jalan masuk PT DDP karena perusahaan dianggap keberatan menerima TBS kelapa sawit dari petani setempat.
Setelah beberapa jam akses jalan ditutup, akhirnya perusahaan bersedia menerima TBS kelapa sawit petani setempat. Namun lanjut Awir, hari Jumatnya perusahaan melakukan kembali menolah sail panen sawit petani.
Oleh karena itu dirinya berharap ada solusi, agar jangan sampai ada lagi gejolak anatara masyarakat dengan perusahaan. (T3)







