Berita Lintas
sawitbaik

Pemerintah Harus Beri Peluang Masyarakat Berinvestasi Sawit



Pemerintah Harus Beri Peluang Masyarakat Berinvestasi Sawit

INFO SAWIT, JAKARTA - Aktivis Sawit Watch, Achmad Surambo, mengatakan meski industri minyak sawit mampu menciptakan lapangan kerja, namun kurangnya intervensi pemerintah berpotensi meluasnya konversi lahan tanaman pangan menjadi perkebunan kelapa sawit. Hal tersebut menurutnya karena pemerintah terlampau memberi keleluasaan bagi pengusaha minyak sawit.

“Dalam setahun itu hampir setengah juta hektar pertambahan perkebunan kelapa sawit sehingga yang terjadi konversi pangan menjadi perkebunan. Jadi kalau Anda datang ke wilayah-wilayah yang dulu kebun di Sumetara Utara, Jambi, Riau, beberapa wilayah di Papua itu dikonversi habis-habisan menjadi perkebunan,” katanya kepada VOA, Jumat.

Ia menambahkan, kurangnya pengendalian pemerintah membuat masyarakat daerah penghasil kelapa sawit semakin terhimpit oleh kekuasaan para pengusaha yang memiliki modal besar. Menurutnya selain memberi peluang bagi para investor untuk berinvetasi di Indonesia, pemerintah juga harus memberi kesempatan masyarakat untuk berinvestasi.

“Kalimantan Tengah, satu provinsi besar-besaran sekali melakukan pembangunan perkebunan, milik masyarakat untuk usaha kebun kelapa sawit itu tidak lebih dari sepuluh persen, bahkan kurang, di sana sekitar 1,3 juta mungkin milik masyarakat kurang dari 200 ribu hektar, reforma agraria dalam sepuluh tahun yang lalu itu tidak berefek,” tambahnya. (T3)