INFO SAWIT, JAKARTA - Indonesia dan Australia bekerja sama mengembangkan pilot project integrasi perkebunan kelapa sawit dan peternakan sapi guna meningkatkan populasi sapi di Tanah Air.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), Franky Sibarani menyatakan kesepakatan itu dilakukan melalui kemitraan Indonesia Auatralia Partnership on Food Security In The Red Meat and Cattle Sector. “Diharapkan dengan program ini, usaha bidang pengembangbiakan sapi akan lebih menarik bagi investor karena tercipta model usaha yang baru yang menguntungkan sehingga menarik investasi baru,” ujar Franky, seperti dilaporkan Harian Bisnis Indonesia, Senin.
Menurutnya, selama ini kegiatan pengembangbiakan sapi selalu dinilai kurang menarik oleh pengusaha. Sementara itu, model integritas sapi sawit dipercaya dapat mengurangi biaya pupuk bagi bagi perkebunan kelapa sawit dan mengurangi ongkos produksi pakan dan perawatan bagi peternakan sapi.
Dia berujar jika program ini berhasil, pengusaha sawit bisa menduplikasi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah atas daging sapi dan mengurangi ketergantungan impor. Dalam kemitraan tersebut disepakati juga program pembinaan untuk usaha Rumah potong Hewan (RPH) oleh Australia. (T3)









