INFO SAWIT, SAMPIT – Si jago merah kembali melalap puluhan hektar kebun kelapa sawit dan karet milik masyarakat Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dengan kerugian diperkirakan kerugian puluhan juta.
“Saya sudah dibantu lima warga lainnya untuk memadamkan api, tapi terus menjalar. Selain kebun sawit, puluhan hektare kebun sawit di kawasan itu juga terbakar,” ujar salah satu pemilik kebun di Desa Tinduk Kecamatan Baamang, Doni, Senin.
Dijelaskannya, bahwa kebakaran lahan itu diduga dipicu ada warga yang membakar semak belukar di lahan kosong akhir pekan lalu, namun tidak diawasi. Akibatnya, api dengan cepat meluas karena lahan gambut memang kering akibat kemarau.
Warga berjuang keras memblokir kebakaran lahan, namun sulit dilakukan karena api dengan cepat menjalar. “Kalau dihitung, satu hektare dengan 170 bibit sawit yang ditanam empat bulan lalu, kerugian total sekitar Rp10 juta/hektar. Kemarin bibitnya saja saya membeli yang bagus dengan harga Rp40.000 per pohon,” sebutnya seperti ditulis Rima news. (T3)










