INFO SAWIT, PADANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Barat, melaporkan Pada bulan Juni 2015 nilai ekspor Sumbar mengalami penurunan sebesar 1,43%, terutama penurunan yang dialami dua komoditi unggulan yakni kelapa sawit dan karet.
Kepala Disperindag Sumbar, Mudrika melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Luar Negeri, Susilowati kepada Haluan, Selasa, mengatakan turunnya nilai ekspor Sumbar ini dikarenakan tekanan ekonomi global. Sehingga negara tujuan ekspor Sumbar seperti India, Amerika Serikat, Pakistan, Belanda, Cina, dan Singapura tidak lagi bergairah.
“10 komoditi ekspor kita memang terdampak krisis global ini. Untuk suplay ke pasar sebenarnya cukup akan tetapi pasar lesu. Akibatnya harga anjlok, seperti halnya CPO dan karet,” katanya.
Dari data Disperindag pada Juni 2015, tercatat total nilai ekspor Sumbar hanya sebesar US$ 912,20 juta atau mengalami penurunan 1,43% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014 yang mencapai senilai US$ 2.177,40 juta. (T3)










