INFO SAWIT, KUALA LUMPUR -Malaysia akan mendorong penanaman kembali (replanting) pohon kelapa sawit dalam upaya mengurangi stok minyak sawit mentah (CPO) dan meningkatkan harga komoditas, yang telah mencapai titik terendah yakni sebesar RM1.836,50 per ton.
Minyak kelapa sawit adalah salah satu komoditas yang telah dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global dengan harga spiral ke bawah dibandingkan dengan tahun 2014 di mana mereka diperdagangkan antara RM1.944- RM2.921 per ton.
Produksi yang lebih tinggi, ditambah dengan permintaan yang lebih rendah, telah mendorong stok pada bulan Juli menjadi 2,27 juta ton.
“Penurunan harga minyak sawit saat ini telah berdampak pada perekonomian negara-negara pengekspor minyak sawit. Seperti Malaysia, Indonesia juga sama khawatir tentang tren penurunan harga," kata Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas, Datuk Amar Douglas Uggah Embas, Senin.
Ia menjelaskan, dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, kementerian mencari strategi keluar untuk mengelola stok minyak sawit.
Dia mengatakan hal ini, seperti dilansir Bernama, termasuk memberikan insentif untuk penanaman kembali pohon kelapa sawit tua, yang akan dimulai dari Oktober ini.
"Malaysia, yang merupakan produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia setelah Indonesia, juga akan bekerja keras untuk stabilisasi harga,” ujarnya. (T3)










