INFO SAWIT, MUARA TEWEH - Para petani plasma di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dan perusahaan kelapa sawot PT Antang Ganda Utama belum tercapai kata sepakat penetapan harga jual tandan buah segar (TBS) untuk periode September 2015.
“Dari pertemuan kedua kalinya (Rabu, 9/9) kedua pihak masih belum sepakat masalah harga TBS (tandan buah segar) untuk bulan September ini,” kata Kepala Bidang Produksi Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Barito Utara Tri Indra Hartono, Kamis.
Menurutnya, pertemuan petani plasma yang dihadiri sejumlah pengurus koperasi dan manajemen PT AGU itu belum membuahkan hasil. Untuk sementara pertemuan kedua pihak masih ditunda sambil menunggu perkembangan selanjutnya yakni pihak kelompok kerja (pokja) akan membuat rekomendasi hasil pertemuan kepada tim penetapan TBS Kalteng.
“Kami belum tahu lagi kapan pertemuan selanjutnya dilakukan sambil menunggu kebijakan atau solusi dari Pemprov Kalteng terkait penetapan harga TBS bulan ini," tuturnya.
Seperti diberitakan Antara, dalam rapat lanjutan itu pihak manajemen PT AGU hanya bersedia membeli harga TBS dari petani plasma sebesar Rp896/kg, karena pertimbangan dengan kondisi perekonomian sekarang ditambah turunnya harga minyak sawit mentah (CPO) dalam negeri. (T3)










