Berita Lintas
sawitbaik

Agustus, Ekspor Sawit Nasional Naik 0,6%



Agustus, Ekspor Sawit Nasional Naik 0,6%

INFO SAWIT, JAKARTA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melaporkan, pada bulan Agustus 2015 harga rata-rata minyak sawit mentah (CPO) global jatuh pada level terendah sejak enam tahun terakhir menjadi US$ 539,3/ton, atau turun 15% dibandingkan dengan bulan Juli sebesar US$ 630,6.

Namun demikian, papar Direktur Eksekutif GAPKI Fadhil Hasan, rendahnya harga CPO global tidak serta merta mendongkrak volume ekspor minyak sawit Indonesia. “Ekspor minyak sawit Indonesia justru stagnan,” katanya dalam siaran pers yang diterima InfoSAWIT, Selasa.

Ekspor minyak sawit Indonesia bulan Agustus naik tipis 0,6% dibandingkan bulan lalu, sedangkan ekspor minyak sawit Malaysia hanya naik 0,5% pada periode yang sama.

Adapun volume ekspor minyak sawit Indonesia pada Agustus lalu tercatat sebesar 2,10 juta ton atau naik 0,6% dibandingkan bulan Juli yang hanya 2,09 juta ton. “Ekspor minyak sawit Indonesia stagnan pada saat harga CPO berada pada posisi harga terendah karena lemahnya daya beli dari pasar ekspor utama Indonesia yaitu China, India dan Uni Eropa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ekspor minyak sawit ke negara-negara Uni Eropa ini tercatat turun 30% menjadi 264,55 ribu ton dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 380,13 ribu ton.

Rendahnya permintaan Uni Eropa dipicu oleh jatuhnya harga minyak biji-bijian khususnya kedelai yang merupakan minyak nabati yang lebih populer dan minyak nabati yang utama digunakan di negara-negara Uni Eropa sehingga pangsa pasar diambil alih oleh minyak kedelai. (T3)