INFO SAWIT, KYOTO - Mantan Wakil Bupati Labuhanbatu Suhari Pane, mengatakan teknologi pengolahan sawit dan sampah itu sangat penting bagi pembangunan Labuhanbatu ke depan.
Demi membangun komitmen transfer teknologi pengolahan sawit dan sampah, Suhari pada 8 September lalu, mengunjungi Nagoya dan Kyoto Jepang.
“Pengelolaan kelapa sawit sangat relevan dengan pembangunan Labuhanbatu yang berbasis perkebunan sawit. Kita dapat mengambil pelajaran dari yang dilakukan Jepang. Demikian juga halnya dengan pengelolaan sampah yang efektif menghasilkan energi baru sekaligus menjadikan kota yang bersih asri,” katanya, Selasa, seperti dilansir BeritaSore.
Kunjungan tersebut, kata Suhari, dihadiri Perwakilan Pemda Kyoto, Hidetaka Uemor. Dirinya pun membawa contoh limbah sawit dari Labuhanbatu untuk diteliti di laboratorium di sana.
Dijelaskannya, di Jepang, minyak sawit mentah (CPO) diolah menjadi berbagai produk hilir seperti biodiesel, diterjen, dan sabun diterjen, mentega dan lainnya. Sedangkan sampah diolah menjadi sumber energi yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan seperti listrik. (T3)










