Berita Lintas
sawitbaik

Ekspor Minyak Sawit Indonesia Ke AS & Bangladesh Naik



Ekspor Minyak Sawit Indonesia Ke AS & Bangladesh Naik

INFO SAWIT, JAKARTA – Meskipun gempuran isu negatif dating menghampiri industri kelapa sawit, namun pada kenyataannya dunia barat masih membutuhkan komoditas ini.

Hal ini dapat terlihat, dari meningkatnya permintaan minyak sawit oleh Amerika Serikat (AS). “Ekspor minyak sawit Indonesia ke AS pada Agustus meningkat 60% dibanding Juli, atau dari 58,7 ribu ton di Juli meningkat menjadi 93,65 ribu ton pada Agustus,” jelas Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Fadhil Hasan, Selasa.

Ia menjelaskan, pemberlakuan efektif pelarangan penggunanan trans fat atau lemak trans dalam produk makanan oleh Badan Administrasi Obat dan Makanan (Food and Drug Administration–FDA) telah mendongkrak permintaan minyak sawit dari Negeri Paman Sam karena minyak sawit adalah salah satu minyak yang tidak mengandung lemak trans sehingga menjadi alternatif pengganti minyak nabati lain yang mengandung lemak trans.

Selain itu, harga yang murah dibandingkan dengan minyak nabati lainnya juga menjadi faktor pendorong kenaikan permintaan.

Tidak hanya AS, pada Agustus 2015 Bangladesh meningkatkan impor minyak sawit dari Indonesia sebesar 257% atau dari 47 ribu ton pada Juli naik menjadi 167,55 ribu ton.

Fadhil memaparkan, meningkatnya permintaan dari Bangladesh karena stok minyak nabati di dalam negeri yang sudah menipis dan pada saat yang sama harga minyak sawit sedang pada level terendah sehingga traders Bangladesh mengambil kesempatan untuk membeli minyak sawit lebih banyak daripada biasanya. (T3)