PADANG - Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) wilayah Sumatera Barat (Sumbar), Asnawi Bahar, mengatakan akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, beberapa hari terakhir, memberikan keuntungan para pengusaha disana.
Hal tersebut, dikarenakan dalam berinteraksi menggunakan dolar AS. Menurutnya salah satu sub sektor ekspor yang memproleh dampak positif dari lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS adalah pada pasar ekspor sawit di dua destinasi meliputi Uni Eropa (UE) dan AS.
“Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada beberapa hari terakhir ini memberikan keuntungan bagi para pengekspor yang selama ini harus meningkatkan aktivitas pengapalan barang ke luar negeri,” katanya, seperti ditulis Antara Sumbar, Senin (13/10/2014).
Ia menyebutkan, saat ini sawit asal Indonesia sebesar Rp 15.070 per kg yang mana sebelumnya hanya Rp 15.020 per kg. (T3)










