Berita Lintas
sawitbaik

Mahasiswa Dorong Perusahaan Sawit Bermasalah Diusir



ilustrasi, saat panen sawit
Mahasiswa Dorong Perusahaan Sawit Bermasalah Diusir

INFO SAWIT, PALANGKA  RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Kalimatan Tengah, membuat para mahasiswa geram. Puncaknya pada Selasa lalu, mahasiswa mengadakan aksi unjukrasa di Gubernuran Kalteng,  Selasa (22/9). Mereka  meminta perusahaan sawit lokal atau asing yang bermasalah, diusir dari Kalteng.

KaltimPost melaporkan, puluhan demonstran yang tergabung dalam Gerakan Anti Asap  (Gaas) mencoba memaksa masuk untuk bertemu Plt Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo.

Mereka menganggap pemerintah tidak tegas menangani asap di Bumi Tambun Bungai. Pendemo juga menanyakan anggaran pemadaman lahan yang tidak jelas.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Palangka Raya (Unpar), Cenri, yang tergabung dalam aksi itu menegaskan, pihaknya meragukan pernyataan Plt Gubernur Kalteng yang berencana mem-black list perusahaan yang terlibat pembakaran lahan. Menurutnya, hal itu tidak mungkin terjadi.

“Jujur,  kita ragu mendengar akan ada black list perusahaan.  Itu hanya omong kosong. Coba lihat, ketika kabut asap sudah tidak ada lagi, pasti tidak jelas status perusahaan tersebut,” ungkapnya.

Maka dari itu, jelasnya, pihaknya dari BEM Unpar dan lainnya meminta pemerintah dan kepolisian transparan baik proses penanganan dan aturan. (T3)