Berita Lintas
sawitbaik

BNPB : Presiden Wajibkan Perusahaan Bangun Sekat Kanal



BNPB : Presiden Wajibkan Perusahaan Bangun Sekat Kanal

INFO SAWIT, JAKARTA – Presiden Joko Widodo akan mewajibkan perusahaan membangun sekat kanal. Demikian dikatakan Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho, Selasa.

Menurutmya, perusahaan memang harus ikut turun tangan bangun sekat kanal supaya semakin banyak yang bisa dibangun. Apalagi setelah Jokowi melihat kesuksesan sekat kanal di Sungai Tohor.

“Dana pemerintah dan pemerintah daerah kan terbatas,” kata Sutopo, seperti dilansir Tempo.

Ia menjelaskan, pembangunan kanal sebelumnya dibangun oleh BPBD sesuai dengan instruksi presiden meskipun seharusnya pembuatan sekat kanal itu dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun, karena tak ada anggaran, maka BNPB yang turun tangan.

Selama ini, katanya menambahkan, tak ada aturan perusahaan yang harus membangun sekat kanal meskipun kebakaran hutan dan lahan terjadi di lahan perusahaan.

Pembangunan sekat kanal adalah ide dan instruksi Presiden Joko Widodo yang dilontarkan dalam kunjungan kerja di Kalimantan Selatan, Jokowi meminta BNPB dan pemerintah daerah mengutamakan pencegahan sebagai solusi yang lebih efektif mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Sekat kanal akan menyebabkan tanaman gambut dalam kondisi basah dan ada persediaan air.

Pembangunan sekat kanal akan dilakukan di dua daerah, yaitu Jabiren Raya dan Sebangau Kuala, Pulang Pisau, Kalimantan Selatan. Hingga kemarin, menurut data BNPB, ada sekitar 1.508 titik api di seluruh Kalimantan Selatan yang mayoritas berada di dua daerah, yaitu Pulang Pisau sebanya 616 titik api dan Kapuas 366 titik api. (T3)