Berita Lintas
sawitbaik

PT S&G Bantah Lakukan Pengerukan Tanah



INFO SAWIT, RENGAT - PT Samsung Dan Gandaerah (PT S&G) atau PT Inekda membantah telah melakukan pengerukan tanah uruk, jenis galian C milik warga desa Bukit Petaling Kecamatan Rengatbarat tanpa izin.  

Sebelumnya, perusahaan dituding telah melakukan pengerukan tanah bukit dengan merubah bentuk alam itu sudah merugikan warga setempat kepemilikan tanah dengan ststus surat hak milik sebab tidak dilakukan pembayaran sama sekali.

 Pengerukan bukit secara besar-besaran di Desa  Bukitpetaling, berdasarkan keterangan sejumlah sumber termasuk pemilik lahan menyebutkan, memang dilakukan oleh PT Samsung Dan Gandaerah (PT S&G) yang merupakan pemilik perkebunan kelapa sawit PT Inecda Plantations, pada bulan September tahun 2014 lalu Pengerukan tanah tersebut tidak meminta izin kepada pemilik tanah.

“Kami tidak pernah mengeruk tanah warga tanpa adanya ganti rugi, kalau tanah bukit itu yang dimaksud, tidak mungkin kami perusahaan yang resmi ini tidak melakukan pembayaran," kata Kepala Bagian Humas PT S dan G Perkebunan PT Inekda Plantation Joko Dwiyono kepada pelitariau.com, Rabu.

Menurutnya, meskipun PT S&G membutuhkan tanah tentu melalui proses dan prosedur karena PT S&G adalah perusahan besar dan mempunyai badan hukum yang jelas.

“Saya tidak pernah meminta agar tanah itu dibawa ke perkebunan kelapa sawit PT Inecda Plantations, dan saya tidak mengetahui tanah galian tersebut di bawa kemana,” tuturnya. (T3)