INFO SAWIT, KETAPANG - Harga tandan buah segar (TBS) di sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan belum menunjujakan adanya peningkatan atau hanya berkisar Rp400/kg. Hal ini tentunya membuat petani kelapa sawit mengalami kesulitan dalam merawat tanaman perkebunannya dan memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
Menurut sejumlah petani sawit di Kecamatan Ketapang, Palas dan Sragi, sejak awal September hingga kini harga TBS di tingkat petani sangat murah, yakni Rp400/kg dari sebelumnya yang mencapai Rp1.200-Rp1.500/kg.
“Jangankan untuk keperluan rumah tangga, untuk menutupi biaya pembelian pupuk, racun, dan obat-obatan saja tak cukup. Bagaimana kami akan bertahan di sektor perkebunan itu kalau harganya terpuruk seperti ini,” ucap seorang petani sawit di Desa Lebungnala, Kecamatan Ketapang, Misnan (45), Sabtu, seperti dikutip Lampost.
Dirinya dan para petani sawit lainnya mengaku heran dengan kondisi tersebut. Sebab, turunnya harga TBS sawit tidak tanggung-tanggung sehingga bisa berdampak buruk bagi kondisi perekonomian keluarga mereka. (T3)










