INFO SAWIT, KUALA LUMPUR – Kenanga Research mengulangi proyeksi harga minyak sawit mentah (CPO) tahun keuangan (FY) 2015-2016 antara RM2.200 dan RM2.400 per ton.
Firma riset itu juga mempertahankan rekomendasi 'netral' pada sektor perkebunan. “Meskipun proyeksi jangka panjang cerah, kami mengharapkan beberapa katalis jangka pendek akan melanjutkan reli harga sekarang,” katanya dalam catatan risetnya Rabu, yang dikutip Bernama.
Namun, jelas Kenanga Research, musim kering disertai fenomena El Nino akan menyebabkan pertumbuhan produksi pada FY16 lebih rendah dan diharapkan penurunannya hanya sebesar antara -2,0% dan +1,0%.
Untuk FY16, Kenanga research mengatakan permintaan dari India dan China diperkirakan lebih tinggi dibandingkan FY15, disebabkan oleh kekurangan produksi lokal.
Namun, harga CPO dalam jangka pendek diproyeksikan antara harga gas / minyak dan kedelai, dengan kisaran perdagangan antara RM2.100-RM2.450 per ton. (T3)










