Berita Lintas
sawitbaik

Pengguna Minyak Sawit Di Belanda Tanggapi Serius Karhutla



Pengguna Minyak Sawit Di Belanda Tanggapi Serius Karhutla

INFO SAWIT, PEKANBARU - Dosen di Fakultas Pertanian Universitas Riau, Sakti Hutabarat mengatakan, sejumlah perusahaan multinasional di Eropa yang dalam proses pembuatan produknya menggunakan kelapa sawit sangat memperhatikan sustainability (berkelanjutan). Maka tidak heran mereka sangat serius menanggapi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini di areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Bahkan diindikasikan untuk tidak lagi membeli minyak sawit dari Indonesia jika dalam praktik bisnisnya terbukti mengandung deforestasi, perkebunan dilakukan di lahan gambut dan konflik sosial.

 “Kasus kebakaran lahan & hutan yang sangat massif akhir-akhir ini telah mendapatkan tanggapan serius dari beberapa perusahaan besar yang menggunakan bahan baku minyak sawit,” ujarnya saat dikonfirmasi InfoSAWIT, Kamis.

Apalagi, tambah Sakti yang saat ini studi di Development Economic Group dan Plant Production System Group, di Wageningen University, Netherlands (Belanda), dengan penelitian Certification and agricultural practices of oil palm smallholders in Indonesia, beberapa komentar pejabat yang kontra moratorium kehutanan di media masa turut memperkeruh suasana.

Lanjutnya ia menjelaskan, dalam undangan diskusi yang diadakan perusahaan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Belanda, tampaknya ke depan mereka sangat serius dengan produksi minyak sawit berkelanjutan. (T3)