INFO SAWIT, PEKANBARU – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, mengatakan meningkatnya harga jual minyak sawit mentah (CPO) di pasar komoditas Malaysia telah mendongkrak harga tandan buah segar (TBS) di Riau untuk sepekan kedepan.
Sekretaris Penetapan Harga TBS Sawit Riau, Rusdi, mengatakan harga komoditas ini melanjutkan trend positif yang terjadi sejak perdagangan sebelumnya, sebagai dampak melemahnya mata uang Ringgit di negara itu.
Ia menjelaskan, sebagaimana dilansir Bertuahpos, Rabu, melemahnya mata uang Malaysia disebabkan oleh tekanan yang dialami oleh nilai tukar regional. Penurunan nilai tukar ringgit menjadikan harga komoditas ini menjadi relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri. Dampaknya permintaan komoditas ini mengalami peningkatan.
Selain itu, tambahnya, perkembangan harga CPO kontrak KPB-PTPN sepanjang pekan lalu terjadi lonjakan yang signifikan dan pada perdagangan hari Jumat kemarin ditutup pada angka Rp 7.550/kg atau mengalami kenaikan 2,34% dalam sepekan.
Faktor lain yang menyebabkan penguatan harga adalah rilis data yang menyebutkan produksi Malaysia tahun 2016 diduga akan turun 1 juta ton hanya menjadi 19 juta ton. Sedangkan produksi Indonesia di tahun 2015 ini diduga mencapai 33 juta ton bisa turun 30% menjadi hanya 23,1 juta ton. (T3)










