INFO SAWIT, JAKARTA – Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) dalam sebuah pernyataan, Jumat, mengatakan pengusaha Korea Selatan menetapkan investasi senilai US$ 600 juta untuk sejumlah industri kunci di Indonesia,
Kepala BKPM Franky Sibarani, menjelaskan setengah dari keseluruhan investasi akan ditujukan pada industri ferro-nikel, sedangkan industri biomassa mendapatkan investasi sebesar US$ 100 juta.
Sementara, tambah Franky, sisanya akan dibagi di antara kilang minyak kelapa sawit mentah, produk turunan kelapa, buah-buahan dan pakan ternak.
“Pengusaha kilang CPO telah mencari kesempatan untuk mengatur investasi di Sei Mangke (Sumatera Utara). Industri pakan ternak ingin mengatur di Jawa Timur dan industri ferro nikel di Sulawesi Tengah,” katanya. (T3)










