Guna mengantisipasi kebakaran lahan/hutan akibat musim kering yang berkepanjangan, ada berbagai strategi yang dilakukan, sehingga ancaman kebakaran pun bisa dihindari.
Beberapa minggu terakhir berbagai wilayah di Indonesia sedang dihadapkan pada masalah kebakaran hutan/lahan, faktanya kebakaran itu juga sampai ke areal perkebunan dan sekitarnya. Namun demikian tidak hanya di Indonesia, negara maju seperti Amerika Serikat dan Australia pun acap mengalami masalah kebakaran hutan yang sifatnya masif, dan sulit untuk dipadamkan dalam waktu singkat jika sudah terlalu membesar.
Sebetulnya apa penyebab utama kebakaran hutan/lahan dan bagaimana langkah-langkah pencegahan yang umum dan yang secara khusus dilakukan?
Penyebab Kebakaran
Pada umumnya, kebakaran hutan terjadi karena dua hal, faktor alam dan faktor manusia. Sangatlah luas jika kita bahas satu persatu namun sebagian besar disebabkan oleh faktor manusia, yang bisa digolongkan dua sisi, secara sengaja atau secara tidak sengaja. Untuk faktor kesengajaan, terutama karena faktor pembukaan lahan yang masih menggunakan teknik slash and burn untuk pertanian, perladangan, dan perkebunan skala kecil. Namun ada juga kebakaran yang dimulai oleh manusia karena faktor ketidaksengajaan, seperti karena obor atau puntung rokok, dan lainnya.
Sedangkan kebakaran yang disebabkan oleh faktor alam, bisa dipicu oleh api karena petir, suhu panas yang ekstrim, musim kering yang panjang, meletusnya gunung berapi atau api abadi. Kondisi lahan baik di dalam hutan, areal bekas tebangan maupun kondisi lahan gambut dan alang-alang serta semak belukar turut menjadi faktor pemicu mudah tidaknya kebakaran hutan bisa meluas.
Kebakaran di lahan gambut lebih serius dampaknya jika dibandingkan dengan kebakaran yang terjadi di tanah mineral atau lahan non-gambut. Kebakaran di area gambut melepaskan jumlah asap, kabut, serta polutan dan gas rumah kaca lainnya serta dapat berlangsung selama beberapa minggu atau bahkan bulan. Gambut adalah bahan/material organik yang masih mengalami proses dekomposisi dan di dalamnya terdapat gas yang mudah terbakar seperti metan, yang menjadikan kebakaran di lahan gambut sulit dipadamkan.
Pencegahan Kebakaran
Dalam menyikapi masalah kebakaran ini, PT Bumitama Guna Jaya Agro (BGA Group), senantiasa meningkatkan kewaspadaan di internal perusahaan maupun mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaksanakan tindakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Selain telah . . .










