INFO SAWIT, KUALA LUMPUR – India yang menjadi negar importir minyak makan terbesar dunia, tercatat pada September 2015 telah mengimpor 783.734 ton minyak sawit, atau turun sedikit dibandingkan 810.594 ton pada Agustus 2015. Demikian diungkapkan Asosiasi extractors India, Rabu.
Dalam pernyataan hari ini, asosiasi itu mengatakan jumlah impor minyak nabati India untuk bulanSeptember meningkat 16% menjadi 1,21 juta ton dibandingkan 1,04 juta ton pada September 2014, terdiri dari 1,20 juta ton minyak makan dan 11.039 ton minyak bukan untuk makan.
Keseluruhan impor minyak sayuran November 2014 sampai September 2015 dilaporkan sebanyak 12,94 juta ton, atau naik sebesar 22% dibandingkan 10,57 juta ton.
Asosiasi itu menyebutkan, sebagaimana dilansir Bernama, stok minyak makan sampai 1 Oktober 2015 di berbagai pelabuhan diperkirakan mencapai 780.000 ton, dengan minyak sawit mentah menyumbang 350.000 ton; minyak olahan, olein sawit larut dan wangi (85.000 ton); minyak kedelai (200.000 ton); minyak mentah bunga matahari (85.000 ton); minyak rapeseed (canola) (60.000 ton); dan sekitar 1,46 juta ton dalam pengiriman.
Jumlah stok penyimpanan di pelabuhan dan dalam pengiriman merosot ke 2,24 juta ton dibandingkan 2,32 juta ton pada bulan Agustus. (T3)







