INFO SAWIT, PEKANBARU – Dinas Perkebunan Provinsi Riau mngatakan, salah satu penyebab turunnya harga tandan buah segar (TBS) di Riau untuk sepekan kedepan karena lambatnya perdagangan minyak sawit mentah (CPO) di bursa komoditas Indonesia dan Malaysia sepanjang pekan ini.
“Hal ini dipengaruhi oleh turunnya permintaan negara importir utama CPO dunia seperti Tiongkok dan India. Di bursa Malaysia perlambatan terpantau disebabkan pengaruh kenaikan nilai tukar ringgit,” ujar Sekretaris Penetapan Harga TBS Sawit Riau, Rusdi kepada bertuahpos.com, Rabu.
Sehari sebelumnya, tim penetapan harga TBS sawit telah menetapkan bahwa harga TBS sawit di Riau pada pekan kedua Oktober mengalami penurunan sebesar Rp 38,18/kg untuk tanaman umur 10 tahun ke atas. (T3)










