INFO SAWIT, BANGKO – Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Merangin mengatakan, kurangnya pemahan tentang budidaya kelapa sawit banyak akhirnya petani yang salah dalam memilih bibit yang berkualitas. Sehingga menyebabkan hasil buah yang kualitasnya rendah.
“Ada petani yang buah sawitnya tidak maksimal. Itu disebabkan bibit yang salah dipilih petani,” kata Sekretaris Disbunhut Kabupaten Merangin, Suparmin, seperti dikutip Metrojambi, Kamis.
Ia menjelaskan, bibit sawit palsu yang ditanam petani akan kelihatan dari pertumbuhannya. Dimana setelah berumur tiga tahun belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berbuah.
“Sudah tiga tahun tidak juga berbuah itu bibitnya palsu. Biasanya umur sawit seperti itu pertumbuhaannya baik dan mulai berbuah,” terangnya.
Namun kata Suparmin, untuk patani yang bibit sawitnya palsu tidak perlu bersedih hati karena akan diganti pemerintah secara gratis. Tinggal petani yang bibit sawitnya palsu dapat mengusulkan ke Disbunhut. (T3)










