INFO SAWIT, PALEMBANG – Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ahmad Mirza, Senin, mengatakan, hingga pertengahan bulan Oktober 2015 ekspor minyak sawit mentah (CPO) Sumsel ke sejumlah negara Asia relatif stabil.
Namun, katanya, terlihat ada upaya kampanye hitam yang dilakukan oleh negara-negara asing, terutama Uni Eropa untuk menolak produk minyak sawit Indonesia, meskipun sejauh ini efeknya belum berpengaruh besarterhadap ekspor Sumsel.
“Memang SKA sedikit berkurang, dari biasanya 30 menjadi sekitar 26, tapi ini karena pengaruh cuaca saja, sehingga sejumlah eksportir menunda pengiriman,” katanya seperti dikutip Antara.
Ia menjelaskan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan, tercatat pada kuartal pertama 2015, nilai ekspor CPO melonjak dengan tajam. (T3)







