INFO SAWIT, BANYUWANGI – Pemilik PT. Provident Agro Tbk Sandiaga Uno menyarankan agar seluruh elemen bisa bersatu duduk bersama mencari solusi dan tidak mudah terpecah belah. Selain itu ia meminta supaya tidak memanfaatkan hangatnya suhu politik nasional untuk mempolitisir keadaan.
Hal ini ia utarakan setelah anak usahnya yang bergerak di perkebunan kelapa sawit, PT. Langgam Inti Hibrindo (LIH), menjadi tersangka kasus pembakaran lahan di Provinsi Riau.
“Kondisi seperti ini baiknya seperti industri, masyarakat, LSM, pemerintah bisa bersatu mencari solusi ke akar permasalahannya dan tidak saling menyalahkan. Nah sekarang karena saya aktif di politik makanya di politisir begini,” ucapnya, Sabtu.
Katanya, sebagaimana diberitakan BanyuwangiTimes, kasus dugaan pembakaran lahan kini tengah serius didalami oleh penyidik kepolisian. Sebagai pemilik perusahaan yang taat aturan, ia yakin jika perusahaan sawit miliknya tidak melakukan kegiatan melanggar koridor hukum seperti dugaan membakar sekitar 250 hektare lahan di Riau.
“Apa yang dituduhkan itu kami yakin tidak akan terbukti di mata hukum. Sekarang sudah masuk ke ranah hukum, silahkan hukum yang buktikan. Kami yakin posisi kami di posisi yang benar, karena kami tidak pernah menghalalkan kegiatan di luar koridor hukum,” ungkapnya.
Meski kasus dugaan pembakaran lahan oleh PT. LIH kini tengah didalami oleh penyidik kepolisian, Uno tetap percaya pada supremasi hukum Indonesia bisa berjalan dengan baik. Ia berharap dengan peristiwa ini bisa menjadi cermin bagi Indonesia agar tak mudah di pecah belah.
PT LIH terjerat hukum UU No 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada perusahaan sawit miliknya. (T3)









