Berita Lintas
sawitbaik

Dorong 40% Produksi CPO Terserap Di Domestik



Dorong 40% Produksi CPO Terserap Di Domestik

INFO SAWIT, JAKARTA – Kendati Indonesia tercatat sebagai negara produsen minyak sawit terbesar dunia, namum sayangnya hingga saat ini belum mampu memanfaatkan dan mengembangkan secara maksimal industri hilirisasi (downstream) atau hanya baru mampu mengekspor dalam bentuk minyak sawit mentah (CPO).

Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Sahat Sinaga, mengatakan saat ini penyerapan CPO untuk hilirisasi didalam negeri tidak terlalu besar. Untuk itu kita dukung kebijakan pemerintah yang mendorong hilirisasi kelapa sawit. “Kita usahakan semaksimal mungkin kedepannya untuk ekspor downstream tidak lagi hanya CPO” ujarnya kepada InfoSAWIT di Jakarta, belum lama ini.

Ia memperkirakan, jika 40% produksi CPO dan palm kernel oil (PKO) bisa dimanfaatkan didalam negeri kita akan menjadi lebih kuat. Tidak seperti saat ini yang penggunaannya masih 24%, sehingga masih tergantung pada pasar luar negeri. “Kalau sudah 40%, kita bisa bilang ‘I’m sory, don’t have stock’,” ujarnya.

Sahat berharap, penyerapan 40% CPO dapat tercapai pada tahun 2020 dengan catatatan tidak hanya pengembangan biodiesel tetapi juga pengembangan hilirisasi sawit lainnya. (T3)