Berita Lintas
sawitbaik

Hasil Panen Sawit Menyusut Akibat Kemarau Panjang



Hasil Panen Sawit Menyusut Akibat Kemarau Panjang

INFO SAWIT, MATENG – Seorang petani kelapa sawit di Mateng, Provinsi Sulawesi Barat, Supri, menungkapkan musim kemarau yang tengah berlangsung telah membuat tandan buah sawit menyusut. Ditambah dengan rendahnya harga jual tandan buah segar (TBS).

“Kalau dulu satu tandan, beratnya bisa sampai 6 kilogram, sekarang hanya 3 kilogram,” ungkapnya

Ia menambahkan, kondisi ini diperparah dengan pihak perusahaan yang tidak mau membeli atau menolak hasil panen yang beratnya dibawah 5 kilogram. “Kalau di bawah lima kilogram, perusahaan menawar harga jauh di bawah harga yang telah disepakati bersama. Tapi kami petani lebih memilih bawa pulang untuk kami brondol,” ujarnya seperti dikutip RadarSulbar, Rabu.

Maka dari itu, dirinya khawatir pihak perusahaan terus menekan harga jual hasil panen petani yang berimbas pastinya pada tidak terjualnya buah sawit. (T3)