INFO SAWIT, JAKARTA – Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) terus mendorong pemerintah untuk mengelola minyak sawit merah yang kaya akan vitamin. Sebagaimana produsen olive oil (minyak zaitun) yang tidak membeningkan produknya tetapi tetap membiarkan hijau.
“Inilah yang coba kita sampaikan kembali ketika kita ketemu kepada bapak presiden, dan pak presiden sangat berminat untuk mengelola minyak merah ini kembali,” kata Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga, di Jakarta, belum lama ini.
Ia menjelaskan, sebenarnya minyak sawit itu asalanya merah, tetapi karena Indonesia itu berasal dari minyak kelapa sehingga diketahui minyak goreng itu bening. “Jadi bangsa kita ini lebih cenderung dikuasai mata dari pada otak,” tuturnya.
Apalagi tambah Sahat, minyak sawit itu kaya akan nutrisi ada Carotenoids (pro-vitamin A) sekitar 700-800 ppm dan anti oxydant ( tocopherols & tocotrienols) di kisaran 600-1.000 ppm. (T3)







