INFO SAWIT, TIMIKA - Papua kini menjadi salah satu basis perkebunan kelapa sawit, namun demikian eksploitasi kawasan hutan secara besar-besaran untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit dinilai sangat mengancam kelangsungan dan masa depan hutan Papua.
Menurut Pastor Hogenboorn saat berbicara kepada Antara di Timika, Senin, mengatakan melihat gejala kerusakan hutan Papua sama seperti yang terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan.
Dulu kawasan hutan di Sumatera dan Kalimantan sangat luas dan menjadi paru-paru dunia.
Saat ini luas hutan Sumatera dan Kalimantan tinggal beberapa persen karena sudah "disulap" menjadi area perkebunan kelapa sawit.
“Kalau dikatakan masyarakat Papua membakar hutan untuk buat kebun, saya sama sekali tidak percaya. Saya lebih cenderung menduga bahwa ada pihak lain yang dengan sengaja membakar hutan dan mungkin di kemudian hari mereka membutuhkan lahan itu untuk perkebunan kelapa sawit dan agrokultur lainnya,” katanya. (T3)










