INFO SAWIT, JAKARTA – Perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Sampoerna Agro Tbk mencatat volume produksi tandan buah segar (TBS) pad periode yang berakhir 30 September 2015 (9M15) meningkat 5% atau mencapai 1,23 juta ton, di tengah penurunan 4% dari plasma dan kontribusi pihak ketiga.
Dalam keterangan perseroan, beberapa waktu lalu, disebutkan bahwa kenaikan produksi TBS adalah attibutable kenaikan produksi inti 14% lebih tinggi atau mencapai 691.393 ton pada 9M15.
Sementara itu produksi minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (PK) mencatat kenaikan 7% di 9M15 dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni masing-masing sebesar 263.985 ton dan 62.428 ton.
Namun demikian, total pendapatan perseroan di 9M15 dari berbagai komoditas sebesar Rp2.141,84 miliar atau turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp2.482,88 miliar.
Faktor utama turunnya pendapat ini, kata perseroan, disebabkan kontribusi penjualan yang lebih rendah dari CPO yang terdiri 84% dari total pendapatan. Kontribusi penjualan dari CPO di 9M15 turun Rp274,34 miliar dibandingkan 9M14, sebagai akibat dari harga jual rata-rata yang lebih rendah 13% atau hanya sebesar Rp7.402/kg di 9M15 dibandingkan Rp8,528 pada 9M14.
“Laba di 9M15 mencapai Rp195 miliar, atau 37% lebih rendah dibandingkan 9M14,” kata Direktur Finanance perseroan, Budi Halim. (T3)







