INFO SAWIT, JAKARTA - Kementerian Perindustrian memandang hilirisasi kelapa sawit akan memberikan nilai tambah, untuk itu diharapkan aga para pelaku sawit khususnya petani kecil untuk memperbaharui teknologi yang dimiliki.
Menurut Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian, Pranata, Rabu, Hilirisasi akan dapat dicapai jika pelaku usaha sawit memaksimalkan penggunaan teknologi.
“Industri CPO dan turunannya diyakini sebagai salah satu industri andalan Indonesia,” ucapnya.
Dijelaskannya, produk turunan minyak sawit mentah (CPO) yang diolah menjadi minyak goreng akan memberikan nilai tambah pelaku sawit sebesar 30% atau bahkan 40%. Sedangkan jika dijadikan sebagai produk hilir diperkirakan akan menghasilkan nilai tambah yang lebih besar. (T3)










