Berita Lintas
sawitbaik

Oil World Perkirakan Ekspor Minyak Nabati Akan Tumbuh



Oil World Perkirakan Ekspor Minyak Nabati Akan Tumbuh

INFO SAWIT, LONDON - Peneliti Oil World memperkirakan, ekspor global minyak nabati akan tumbuh lebih lambat dari rata-rata pada musim 2015-16 yang dimulai bulan Oktober, karena pasokan diperkirakan akan jatuh pendek dari permintaan.

Peneliti yang berbasis di Hamburg ini mengatakan dalam sebuah laporan, pengiriman empat minyak utama termasuk yang dibuat dari kacang kedelai dan kelapa akan naik sebesar 2,3 juta metrik ton, kurang dari rata-rata dekade terakhir ini dari 3,1 juta ton.

Pertumbuhan perdagangan global akan melambat sebagai pola cuaca El Nino yang memotong produksi minyak sawit produsen terbesar Indonesia dan menggunakan lebih untuk membuat biodiesel.

Ekspor pasokan empat minyak utama berpotensi cukup untuk memenuhi permintaan, dengan banyak negara-negara pengimpor terpaksa bergeser dari pengolahan rapeseed ke kedelai.

Diperkirakan ekspor global minyak nabati akan meningkat menjadi 72,8 juta ton, ekspor minyak kedelai naik 10% menjadi 12,9 juta ton. Ekspor kelapa sawit akan mendapatkan 2,1% menjadi 48,3 juta ton, kemudian pengiriman minyak bunga matahari meningkat 6,6% menjadi 7,88 juta ton. Perdagangan minyak rapeseed akan merosot 10% menjadi 3,7 juta ton.

Oil World menambahkan, Brazil, eksportir kedelai utama dunia, juga akan menggunakan lebih banyak minyak untuk membuat biodiesel. (T3)