KUALA PEMBUANG – Berkurangnya hasil tangkapan ikan, Nelayan di Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah diakibatkan dari potensi Aliran limbah pabrik minyak kelapa sawit (CPO) yang memasuki sungai.
“Dalam beberapa bulan terakhir, hasil tangkapan ikan kami sangat jauh berkurang,” kata salah seorang nelayan Desa Pematang Limau, Alif, belum lama ini.
Hal ini menurutnya, sebagaimana dilansir Antara Kalteng, karena adanya bangunan pabrik sawit yang mengarahkan pembuangan limbahnya ke Sungai Pakun, tempat nelayan mencari Ikan.
Meskipun, kata Alif, area pembuatan parit pembuangan limbahnya masih dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. “Aliran air limbah melalui parit tersebut berpoternsi mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar,” tuturnya. (T3)










