Berita Lintas
sawitbaik

DIPLOMASI SAWIT SANG PRESIDEN



Dok. Setkab RI
DIPLOMASI SAWIT SANG PRESIDEN

Gaya yang tak biasa dari seorang pimpinan negeri ini dapat terlihat dari sosok Presiden Jokowi. Bila pendahulu sebelumnya, selalu menampilkan sosok Presiden RI bak seorang raja. Dengan penuh kesederhanaannya, Presiden Jokowi kerap tampil sebagai sosok rakyat jelata.

Blusukan, sebagai tren topik yang kerap menjadi rebutan para pewarta, sejak Jokowi menjadi perhatian publik. Kepiawaiannya dalam memaknai arti seorang pemimpin, secara sederhana dipahaminya sebagai sosok yang harus mendengar langsung suara rakyatnya. Sukses menjadi walikota Solo, belum genap dua periode, Jokowi hijrah ke Ibukota, menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Keberhasilannya, tak dapat dipandang sebelah mata, dengan penuh kesantunan dan kesederhanaan, dirinya terus melaju, membenahi berbagai persoalan karut marut ibukota bersama wakilnya, Basuki Purnama “Ahok”. Belum genap satu periode, dirinya didampuk mandat partai sebagai calon Presiden RI dan berhasil mengungguli rivalnya, Prabowo Subianto.

Banyak yang mendukung, tak sedikit pula yang mencemooh penampilannya hingga kini. Namun, sosok yang bersahaja ini memang sangat pantas untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia. Kendati sering diserang, Jokowi seringkali merespon dengan nada datar dan santai. Toh, gaya kepemimpinan rakyat jelata itu, yang menjadi pilihan mayoritas bangsa Indonesia.

Kiprah Presiden Jokowi, bisa terbilang luar biasa. Hampir setiap hari, ada pemberitaan di media masa mengenai kegiatan sehari-harinya. Dari memimpin rapat, hingga melakukan berbagai inspeksi mendadak langsung ke lokasi, menjadi bagian dari aktivitas kepemimpinannya. Dimana ada masalah, negara harus hadir dan berada disana, katanya kepada media masa.

Baru-baru ini, Blusukan, sebagai tren topik yang kerap menjadi rebutan para pewarta, sejak Jokowi menjadi perhatian publik. Kepiawaiannya dalam memaknai arti seorang pemimpin, secara sederhana dipahaminya sebagai sosok yang harus mendengar langsung suara rakyatnya. Sukses menjadi walikota Solo, belum genap dua periode, Jokowi hijrah ke Ibukota, menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Keberhasilannya, tak dapat dipandang sebelah mata, dengan penuh kesantunan dan kesederhanaan, dirinya terus melaju, membenahi berbagai persoalan karut marut ibukota bersama wakilnya, Basuki Purnama “Ahok”. Belum genap satu periode, dirinya didampuk mandat partai sebagai calon Presiden RI dan berhasil mengungguli rivalnya, Prabowo Subianto.

Banyak yang mendukung, tak sedikit pula yang mencemooh penampilannya hingga kini. Namun, sosok yang bersahaja ini memang sangat pantas untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia. Kendati sering diserang, Jokowi seringkali merespon dengan nada datar dan santai. Toh, gaya kepemimpinan rakyat jelata itu, yang menjadi pilihan mayoritas bangsa Indonesia.

Kiprah Presiden Jokowi, bisa terbilang luar biasa. Hampir setiap hari, ada pemberitaan di media masa mengenai kegiatan sehari-harinya. Dari memimpin rapat, hingga melakukan berbagai inspeksi mendadak langsung ke lokasi, menjadi bagian dari aktivitas kepemimpinannya. Dimana ada masalah, negara harus hadir dan berada disana, katanya kepada media masa.

Baru-baru ini, . .