Berita Lintas
sawitbaik

4 LANGKAH STRATEGIS SAMPOERNA AGRO



4 LANGKAH STRATEGIS SAMPOERNA AGRO

Sebagai salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit sekaligus produsen benih sawit nasional, PT Sampoerna Agro Tbk, selama 2015 mencatat empat langkah strategis.

Dalam sebuah acara, Customer Gathering & Workshop, bertajuk Continuity Innovation for the Advantage of Customer’s Productivity, bertempat di The Atrium, Sampoerna Strategic Square, PT Sampoerna Agro Tbk., mencatat empat langkah penting selama 2015.

Diantaranya, pertama, pada awal tahun 2015 Sampoerna Agro telah mampu menghasilkan benih sawit unggul baru lewat teknik semi klon, yang diyakini teknik ini masih jarang diterapkan produsen benih sawit nasional lainnya.

Dengan munculnya benih sawit semi klon produksi anak usaha Sampoerna Agro, PT Binasawit Makmur, telah menambah koleksi varietas benih sawit unggul yang di produksi perusahaan, yang kini berjumlah total 9 varietas dari sebelumnya hanya 6 varietas. Penambahan itu diantaranya varietas Sriwijaya 1, Sriwijaya 5 dan Sriwijaya 6.

Chief Executive Officer (CEO) Sampoerna Agro, Marc Louette mengatakan, penambahan varietas benih sawit unggul semi klon ini, merupakan penerapan dari filosofi Sampoerna, yang memiliki keinginan untuk terus menuju kesempurnaan. “Maka kita akan terus memperbaiki kualitas benih sawit,” katanya belum lama ini di Jakarta.

Tidak hanya berjualan benih sawit, langkah penting kedua lainnya yakni memperkuat barisan purna jual dan product service, dalam menunjang tercapainya produktivitas tinggi bagi pengguna benih sawit Sriwijaya.

Sehingga produksi maksimal yang diharapkan bisa tercapai, dengan pelayanan purna jual itu konsumen bakal diberikan pendampingan penerapan Best Management Practices (BMP), sehingga budidaya yang dilakukan sesuai anjuran.

Ketiga, lantaran memiliki teknologi agronomi kelapa sawit yang lumayan lengkap, berupa laboratorium canggih, memberikan kesempatan kepada konsumen untuk melakukan analisa daun dan tanah serta rekomendasi pupuk, sehingga tidak salah dalam melakukan budidaya kelapa sawit.

Terakhir, atau . . .