Berita Lintas
sawitbaik

Harga Sawit Naik, Hilirisasi Kuncinya



Harga Sawit Naik, Hilirisasi Kuncinya

INFO SAWIT, JAKARTA – Direktur Eksektutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (Paspi) Tungkot Sipayung mengatakan, pada tahun 2016 produksi sawit Indonesia diperkirakan akan mengalami penurunan sekitar 20%  jika dibandingkan dengan tahun 2015, karena disebabkan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan kabut asap.

Namun demikian, katanya, untuk menjaga harga minyak sawit mentah (CPO) dunia, Pemerintah tidak bisa memainkan sisi produksi melainkan harus menggalakan hilirisasi diantaranya menekan penyerapan biodiesel yang sedang dijalankan. “Bukan produksinya yang ditekan untuk menjaga harga, tetapi realisasi mandatory biodiesel itu harus dipercepat,” katanya kepada InfoSAWIT di Jakarta, belum lama ini.

Oleh karena itu, dirinya sangat mendukung kebijakan biodiesel 15% (B15) dan rencana menggalakan hilirisasi sawit lainnya. Bahkan penambahan CPO dalam campuran solar sampai 30% (B30) itu berarti akan lebih banyak menyerap komoditi ini. “Kalau 30% berarti sekitar 12 juta ton sawit akan terserap, dan tambah lagi untuk pelumas dan bioaftur. Kalau ini dikembangkan otomatis harga akan naik,” tuturnya. (T3)