INFO SAWIT, SINGAPURA – Perusahaan besar yang bergerak diberbagai bidang diantaranya perkebunan kelapa sawit, Wilmar International Ltd, mencatat laba di kuartal ketiga 2015 (3Q2015) turun 35%, disebabkan harga yang lebih rendah dari berbagai produk mentah dan margin yang lebih lemah dari penyulingan dan bisnis hilir.
Laba bersih turun menjadi US$ 275,9 juta(RM1,2 miliar) dalam tiga bulan yang berakhir September dari US$ 422,4 juta (RM1,84 miliar) pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Wilmar yang berbasis di Singapura dalam sebuah pernyataan, Rabu, mengatakan pendapatan turun 7,8% menjadi US$ 10,6 miliar (RM46,1 miliar) di tengah harga komoditas yang lebih rendah.
“Kekecewaan datang dari divisi minyak tropis,” kata kepala daerah perkebunan di CIMB Investment Bank Bhd, Ivy Ng. (T3)










