INFO SAWIT, MEDAN - Replanting (peremajaan) kebun kelapa sawit yang sudah tua khususnya asal Sumatera Utara (Sumut) akan lebih memiliki daya saing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Demikian kata Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Utara (Sumut) Herawaty, Rabu.
Menurutnya, saat ini permintaan kelapa sawit terutama dari Sumut tinggi jika ditinjau dari sisi kuantitasnya. “Melalui peremajaan itu, kita bisa bersaing di MEA. Karena hasilnya akan menjadi lebih baik,” katanya kepada MedanBisnis.
Herawaty optimis, jika dibandingkan dengan minyak nabati lainnya, sawit lebih diuntungkan. Sebab kelapa sawit memiliki harga yang relatif lebih ekonomis, ketimbang minyak nabati yang berasal dari tanaman lain. (T3)







