INFO SAWIT JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang Januari-September 2015 nilai ekspor lemak dan minyak nabati yang didalamnya ada minyak sawit mentah (CPO) mengalami penurunan sebesar US$ 1,38 miliar (8,98%) menjadi US$14,0 miliar dari periode yang sama tahun 2014 yang mencapai US$15,4 miliar.
Namun demikian, Kepala BPS Suryamin, tidak menyebut rincian berapa besar nilai dan volume ekspor CPO dan turunannya.
Suryamin hanya beharap nilai dan volume ekspor CPO akan meningkat meskipun eksportir saat ini dibebani dana celengan industri sawit atau CPO Supporting fund (CSF). “Ya mudah-mudahan tidak jadi beban eksportir,” katanya di Jakarta, belum lama ini.
Sealain itu dirinya menginginkan agar kedepan Indonesia tidak lagi hanya mengekspor barang mentah seperti CPO tetapi juga produk jadi atau hilir sawit, seperti biodiesel dan produk hilir lainnya. (T3)










