Berita Lintas
sawitbaik

Konsumen Sawit Juga Bertanggug Jawab



Konsumen Sawit Juga Bertanggug Jawab

INFO SAWIT, Kuala Lumpur – Penerapan praktik berkelanjutan versi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), juga menyasar kalangan petani kelapa sawit. Kendati skim RSPO untuk petani tersebut dibuat lebih mudah ketimbang standar untuk perusahaan, namun bukan berarti tanpa masalah.

Kata Group Presiden dan CEO Felda Global Ventures, Mohd Emir mavani Abdulah, skim berkelanjutan semestinya dipahami secara bersama, skim berkelanjutan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani kelapa sawit saja, utamanya untuk petani penerapan skim berkelanjutan berarti menambah ongkos budidaya, padahal kebun sawit petani lebih untuk memenuhi kebutuhan hidup. “Kondisi suli demikian mestinya perlu juga menjadi pemikiran bagi para konsumen minyak dawit dunia,” kata Emir, belum lama ini di Kuala Lumpur.

Sehingga, konsumen minyak sawit jangan hanya menghendaki pelaku perkebunan termasuk petani mesti menerapkan skim berkelanjutan saja, namun dilain pihak menutup mata terhadap kesulitan yang dihadapi petani. “Jika skim berkelanjutan di tingkat petani didorong untuk maju, maka konsumen minyak sawit juga perlu mendorong peningkatan serapan sustainable palm oil,” katanya.

Jika  kondisi demikian terjadi, maka tanpa harus didorong petani akan melakukan sertifikasi RSPO secara sukarela. (T2)