JAKARTA – Kendati produksi minyak sawit mentah (CPO) Indonesia terus meningkat dan berkontribusi besar pada pendapatan negara, sayangnya komoditas kelapa sawit masih dianggap produk yang kurang ramah lingkungan menurut versi kelompok Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).
Sebab itu kabarnya pemerintah dan pelaku usaha sektor kelapa sawit terus memperjuangkan supaya produk CPO masuk dalam kategori produk hijau. Kata Wakil Ketua Komite Tetap KADIN Indonesia, Bidang Agribisnis dan Pangan, Harry Hanawi, masih ada peluang CPO masuk dalam kategori produk hijau versi APEC.
Kata Harry, keyakinan itu didasarkan pada komoditas kelapa sawit di Indonesia telah berkontribusi besar pada pengembangan desa dan pengentas kemiskinan. “Pada pertemuan di Filipina kita berusaha sawit bisa diterima sebagai produk yang berkontribusi dalam pengembangan desa dan pengentas kemiskinan,” katanya belum lama ini di Jakarta, dalam sebuah acara seminar yang dihadiri InfoSAWIT. (T2)







