KUALA LUMPUR – Perhelatan Rudtable Meeting RSPO ke 13 di Kuala Lumpur, juga memberikan informasi terbaru mengenai kehadiran organisasi aliansi baru di Uni Eropa. Berdasarkan informasi yang diterima InfoSAWIT, Uni Eropa kini telah membentuk Belgische Alliantie Voor Duurzame Palmolie (Aliansi Belgia untuk Sustainable Palm Oil).
Keberadaan Aliansi Belgia untuk Sustainable Palm Oil, bertujuan memberikan pemahaman yang luas kepada konsumen minyak sawit di Uni Eropa mengenai pentingnya keberadaan minyak sawit berkelanjutan yang berasal dari negara-negara produsen minyak sawit.
Menurut Sekjen Aliansi Belgia untuk Sustainable Palm Oil, Ariane Louwaege, berbagai tuntutan konsumen Uni Eropa terhadap produksi minyak sawit yang bertanggung jawab, bisa terpenuhi melalui keberadaan minyak sawit berkelanjutan yang diproduksi berlandaskan prinsip dan kriteria minyak sawit berkelanjutan.
Minyak sawit berkelanjutan, kata Ariane, dapat diproduksi secara bertanggung jawab oleh produsen, bila melakukan prinsip dan kriteria berkelanjutan ala RSPO. Ketika produsen sudah memiliki komitmen akan menghasilkan minyak sawit berkelanjutan, maka keberadaan prinsip dan kriteria berkelanjutan ala RSPO harus dilakukan secara konsisten.
Sebab itu, kata dia menjelaskan, keberadaan minyak sawit berkelanjutan menjadi komitmen bagi seluruh mata rantai perdagangan minyak sawit. Dari produsen, manufaktur hingga retail, harus melakukan komitmen sustainability dan sertifikasi RSPO yang di audit secara independen oleh Certification Body.
“Konsumen Uni Eropa sangat membutuhkan kehadiran minyak sawit berkelanjutan berlandaskan prinsip dan kriteria RSPO,” kata Ariane, lebih lanjut,”Peranan dari seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan, guna meningkatkan kesadaran akan minyak sawit berkelanjutan yang layak untuk dikonsumsi masyarakat”. (T1)










