INFO SAWIT, Kuala Lumpur – Dengan banyaknya petani kelapa sawit di Sumatera Selatan, mendorong Pemda Sumsel untuk membangun rancangan juridiksi sertifikasi. Kata Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, langkah ini menjadi upaya perbaikan budidaya yang baik utamanya bagi sekitar 200 ribu petani sawit swaday di Sumsel.
Alex mengakui, untuk megubah pola budidaya berkelanjutan di tingkat petani bukannya tidakan yang mudah, tetapi butuh kerja keras dan kerjasama semua pihak. Langkah ini juga menjadi salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas hidup petani sawit di Sumatera Selatan. “Kami memang bukan yang pertama, tetapi kami bakaln menjadi Provinsi yang mampu menerapkan praktik budidaya berkelanjutan di Indonesia,” kata Alex Noerdin, kepada InfoSAWIT, di Kuala Lumpur. (T2)










