Berita Lintas
sawitbaik

Tiga Kendala Biodiesel Nasional



Tiga Kendala Biodiesel Nasional

JAKARTA – Hingga saat ini industri biodiesel nasional terus didorong untuk bisa menjadi salah satu subtitusi kebutuhan minyak solar, yang tercatat setiap tahunnya terus meningkat, sekaligus guna meringankan beban APBN pemerintah.

Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Paulus Tjakrawan mengatakan, untuk saat ini kapasitas terpasang industri biodiesel nasional telah mencapai 6 Juta Kl/Tahun. “Bahkan diprediksi bisa mencapai 8 juta Kl per tahun,” kata Paulus kepada InfoSAWIT belum lama ini di Jakarta.

Kendati, kapasitas terpasang industri biodiesel terus meningkat seiring diterapkannya kebijakan mandatori biodiesel, sayangnya industri ini masih dihadapkan pada beberapa kendala seperti, pertama, hampir mayoritas pabrik biodiesel berlokasi di wilayah Barat dan Tengah Indonesia, Kedua, berfluktuasinya harga minyak sawit mentah (CPO), ketiga, kebijakan pemerintah yang sudah ada semestinya dilengkapi dari hulu sampai sektor hilir sawit, lantaran hingga saat ini tercatat masih banyak hal teknis yang perlu diselesaikan. “Termasuk penyelesaian ketidakadilan perdagangan biodiesel di dunia,” tandas Paulus. (T2)