INFO SAWIT, JAKARTA – Maraknya kebakaran lahan dan hutan beberapa waktu lalu mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan United Nation Development Program (UNDP) melakukan riset untuk menyeret pelaku pembakaran hutan dan lahan ke meja hijau lewat pendekatan multidoor.
Country Director UNDP Indoesia, Christophe Bahuet menilai, kendati pelaku pembakaran bisa diseret ke meja hijau lewat cara multidoor namun perlu ada penguatan kebijakan itu agar hasil yang didapat bisa maksimal.
Misalnya, keselarasan dari regulasi yang ada sehingga memudahkan aparat hukum menjerat pelaku dengan berbagai tudingan pelanggaran lain; kedua, perlu adanya koneksitas antar lembaga hukum sehingga proses hukum terhadap pelaku pembakaran bisa cepat dilakukan.
Ketiga, SDM menjadi kunci penting dalam keberhasilan proses hukum dengan cara multidoor. “Penyidik mesti memahami sektor hukum lain, menguasai profil pelaku dan kegiatan pelaku dan tindak pidana lainnya,” kata Christophe, saat membuka acara Diskusi “Seribu Cara Membuat Jera,” di Jakarta yang dihadiri InfoSAWIT.
Sedangkan keempat, terkait penguatan kelembagaan hukum di Indonesia, masing-masing lembaga hukum mesti bersinergi serta memiliki SOP masing-masing yang bisa diselaraskan. (T2)







