Berita Lintas
sawitbaik

Lima Sebab Harga CPO tergerus



Lima Sebab Harga CPO tergerus

INFO SAWIT, NUSA DUA –Merujuk informasi dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, dapat disimpulkan ada lima faktor yang mendorong anjloknya harga CPO di pasar ekspor. Pertama, melemahnya permintaan dari negara importir utama, seperti Eropa dan Timur Tengah. Ekspor CPO dan produk turunannya ke Eropa dan Timur Tengah turun masing-masing enam dan 17 % sepanjang Januari-Oktober 2015 dibandingkan periode sama tahun lalu.

Kedua, menurunnya harga minyak bumi dunia yang berhubungan erat dengan harga CPO. Sepanjang periode Januari-Oktober 2015, rata-rata harga minyak bumi turun 50% dibandingkan periode sama tahun lalu.

Ketiga, terjadinya kelebihan pasokan minyak nabati dunia. Ini disebabkan berhasilnya panen dan meningkatnya produksi minyak kedelai dan rapeseed. Keempat, menurunnya perbedaan harga minyak kedelai dan minyak sawit. Ini mendorong beberapa negara importir minyak nabati beralih ke minyak nabati lain.

Kelima, belum efektifnya program kewajiban (mandatory) biodiesel di Indonesia dan Malaysia. Program biodiesel di Indonesia dan Malaysia semula diperkirakan mendorong kenaikan harga CPO di pasar internasional. “Namun, program ini ternyata tak mencapai sasaran di Indonesia, bahkan Malaysia menunda program ini beberapa waktu,” kata Ketua Umum GAPKI, Joko Supriyono. (T2)