NABIRE – Manager sebuah perusahaan Kelapa Sawit PT.Nabire Baru (PT.NB), Imam Basrowi, menegaskan bahwa pihaknya belum bisa melayani hal-hal menyangkut pendidikan, kesehatan dan program-program lain kepada pemilik ulayat.
Hal itu disampaikan ketika beberapa pemilik ulayat mendatangi pihak PT.Nabire Baru beberapa hari lalu, untuk menanyakan pihak perusahan yang terkesan tidak ambil pusing masalah pendidikan dan kesehatan dan hal-hal lain kepada pemilik ulayat suku yerisiam.
Menurut Bos PT.Nabire Baru, hal itu dikarenakan pihak perusahan belum mempunyai pos cadangan keuangan yang cukup dalam menangani hal-hal tersebut. Menurutnya masayarakat harus bersabar dulu, sampai ada hasil buah lewat areal Plasma kepada pemilik ulayat, baru cadangan keuangan akan disediakan banyak kepada pemilik lahan sawit.
“Kami pihak perusahan, sementara tidak mempunyai cadangan financial yang cukup, untuk membantu saudara-saudara, tentang hal-hal yang dimaksud. Nanti, kalau lahan plasma untuk kalian sudah ada baru, kita sediakan biaya untuk kalian yang banyak pemilik ulayat,” jelasnya, seperti ditulis Nabire.net, Rabu (22/10/2014). (T3)










